Coretan Gencar

Informasi Gado gado Peluang Bisnis dan Motifasi

Get Adobe Flash player
Pemenang atau sang juara sangatlah diinginkan setiap manusia. Karena pada seyogyanya manusia tidak ingin kalah dalam sebuah pertandingan. Hal itu memang sangat mendasar.
Jika saat ini Anda sedang berjuang, tentu kemenangan yang pasti Anda harapkan. Namun, terkadang kemenangan tidak kunjung datang. Ada apa? Apa yang terjadi?. Yuk, kita bahas 5 sikap Pemenang yang harus dimiliki:
1. Berfikir Kreatif
Berfikir berbeda dan kreatid itu sangat memberikan keuntungan. Mengapa? karena dengan berfikir kreatif maka perjuangan akan terasa sangat menyenangkan. Tentu berfikir kreatif adalah berfikir dengan positif.
2. Tidak Menunda Pekerjaan
Malas atau sikap nanti saja akan membunuh kreativitas dan semangat anda. Ingat, semangat itu naik turun, tidak konsisten. Untuk itu, jika ada pakerjaan baik itu anda kerja atau bisnis maka lakukan sekarang. Jangan ditunda agar impian anda bisa segera terwujud.

Continue reading

Share Button

Ada banyak sifat yang dirujukkan pada seorang wirausahawan, misal, pemberani, pembuka jalan, pengambil resiko, bahkan serakah, rakus, dan macam-macam lainnya. Manusia-manusia langka yang berani menghadapi resiko dan berspekulasi dipandang sebagai pengusaha yang tega melakukan apa pun untuk meraih kekayaan sehingga merusak kesehatan dirinya sendiri. Yang jelas, semua image tersebut sudah seharusnya dibuang ke dalam keranjang sampah mistik dan kesalahpahaman.

Di jaman sekarang ini, ada sebuah model baru bagi seorang wirausahawan sejati. Mereka memandangkan kesuksesan sebagai sesuatu yang lain, karena mereka menyadari bahwa bermimpi untuk meraih keamanan melalui kekayaan adalah sesuatu yang benar- benar hanyalah sebuah mimpi belaka. uk meds webb apps mereka menemukan bahwa sebuah keamanan diri bukan berasal dari finansial. Mereka melangkah ke dalam kekuatan
batin mereka untuk menempuh tujuan hidup dan menciptakan hidup yang penuh makna, bukan sekedar bisnis belaka. Mereka inilah yang kami sebut sebagai wirausahawan sejati.

Ada lima sifat dan hal yang dimiliki oleh seorang wirausahawan sejati.Yaitu:


Continue reading

Share Button

Usia pensiun seharusnya menjadi masa tenang yang tidak membuat Anda khawatir lagi dengan tuntutan pekerjaan. Sehingga Anda bisa menikmati semua hobi yang selama ini tertunda karena banyaknya pekerjaan yang harus Anda selesaikan. Namun untuk bisa memiliki masa pensiun yang tenang tanpa harus mencemaskan biaya hidup, ada usaha dan kerja keras yang harus Anda lakukan. Menyiapkan dana pensiun sejak dini sudah harus Anda rencanakan sehingga menikmati masa pensiun yang tenang bukan lagi impian.

Penting nya dana pensiun

Meski banyak orang menyadari penting nya dana pensiun, namun tidak banyak yang mencoba untuk menyiapkannya sejak dini. Padahal kebiasaan turun temurun yang seringkali terjadi di masyarakat justru membuat Anda harus menyiapkan dana pensiun sejak dini. Saat Anda berada dalam usia produktif, tanggungan yang Anda penuhi tidak hanya untuk keluarga kecil Anda saja. Namun Anda juga harus menanggung orang tua. Tanggungan dua generasi ini tidak lagi perlu Anda teruskan kepada penerus atau anak jika Anda telah menyiapkan dana pensiun sedini mungkin. Sehingga Anda tidak mengandalkan kiriman uang dari buah hati untuk biaya hidup.

GenCARteam.com

Continue reading

Share Button

Pengertian AAJI / Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia yaitu merupakan induk organisasi untuk asuransi jiwa yang ada di Indonesia. Berbeda dengan AAJI, di Indonesia terdapat pula OJK. Pengertian OJK / Otoritas JasaKeuangan adalah lembaga negara yang berfungsi untuk melakukan pengaturan serta pengawasan yang sifatnya reintegrasi terhadap sektor keuangan yang ada. Kedua lembaga ini sama – sama difungsikan sebagai suatu bentuk lembaga yang akan mengurusi berbagai hal yang berkaitan dengan sektor keuangan yang ada di negara kita ini. Namun meskipun sama – sama berada pada sektor keuangan, bidang kekhususannya sebenarnya berbeda. Hal ini terlihat dari AAJI yang lebih mengarah pada urusan asuransi jiwa, sedangkan OJK lebih pada bidang jasa keuangan sehingga cakupannya lebih luas lagi. Berikut adalah penjabaran dari kedua lembaga ini.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

OJK ini terbentuk berdasarkan UU No. 21 tahun 2011 yang menyatakan bahwa lembaga ini berfungsi sebagai penyelenggara dari sistem pengaturan serta untuk mengawasi keseluruhan sektor keuangan baik yang sifatnya perbankan maupun non-perbankan, sektor pasar modal, asuransi, dana pensiun, dan berbagai lembaga keuangan yang lain. Lembaga satu ini memiliki sifat bebas dan tidak terikat dengan lembaga manapun sesuai dengan undang – undang yang telah mengaturnya. Tujuan dari OJK ini adalah sebagai penyelenggara dari berbagai sektor jasa keuangan agar dapat berjalan secara tertib dan teratur, transparan, adil, akuntabel, serta mampu membentuk suatu sistem keuangan yang dapat berkembang dengan stabil serta melindungi kepentingan masyarakat luas.

Continue reading

Share Button

Tentu kadang Anda akan bertanya – tanya mengenai kenapa harus sudah mulai bisnis dari sekarang? Banyak hal yang bisa digali untuk dijadikan peluang usaha maupun bisnis. Tentu bagi Anda yang sudah memiliki wawasan yang cukup dalam hal bisnis akan dengan mudah untuk mulai melakukan suatu usaha kecil – kecilan. Untuk menjadi suatu pengusaha yang sukses Anda harus mau melakukan berbagai kegiatan dasar yang dilakukan oleh pemula. Mulai dari memulai bisnis dengan modal yang paling kecil, layaknya menjual makanan ringan, menjual pulsa, menyediakan jasa antar barang, dan masih banyak yang lainnya. Jika Anda sudah mampu melakukan usaha ini dengan nyaman, maka bisnis kecil ini bisa Anda jadikan batu loncatan untuk memulai bisnis yang baru yang sekiranya memberikan banyak keuntungan penjualan layaknya menjual berbagai jenis baju, asesoris, kerajinan tertentu, dan sebagainya.

Continue reading

Share Button

QC Seven Tools adalah 7 (tujuh) alat dasar yang digunakan untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh produksi, terutama  pada permasalahan yang berkaitan dengan kualitas (Mutu). 7 alat dasar QC ini pertama kali diperkenalkan oleh Kaoru Ishikawa pada tahun 1968.Ketujuh alat tersebut adalah Check Sheet, Control Chart, Cause and Effect Diagram, Pareto Diagram, Histogram, Scatter Diagram dan Stratification.

QC Seven Tools

Berikut ini adalah penjelasan singkat dari ketujuh alat pengendalian kualitas tersebut.

  1. Check Sheet (Lembar Periksa)

Check Sheet atau Lembar Periksa merupakan tools yang sering dipakai dalam Industri Manufakturing untuk pengambilan data di proses produksi yang kemudian diolah menjadi informasi dan hasil yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan.

Contoh Check Sheet :

Continue reading

Share Button

Dalam Industri Manufakturing, Kegiatan Utamanya adalah mengkonversikan berbagai bahan mentah serta bahan-bahan pendukungnya menjadi barang jadi dan mendistribusikannya kepada pelanggan. Dengan menjalankannya kegiatan tersebut, maka apa yang disebut dengan Supply Chain atau Rantai Pasokan pada dasarnya telah terbentuk. Namun bagi sebuah perusahaan manufakturing, kegiatan Supply chain atau Rantai Pasokan ini perlu dijalankan dengan efektif dan efisien sehingga diperlukan Manajemen yang Profesional dalam pelaksanaannya. Manajemen tersebut biasanya disebut dengan Manajemen Rantai Pasokan atau Supply Chain Management yang sering disingkat dengan singkatan SCM.

Jika didefinisikan secara lengkap, maka Supply Chain Management (SCM) atau Manajemen Rantai Pasokan adalah serangkaian kegiatan yang meliputi Koordinasi, penjadwalan dan pengendalian terhadap pengadaan, produksi, persediaan dan pengiriman produk ataupun layanan jasa kepada pelanggan yang mencakup administasi harian, operasi, logistik dan pengolahan informasi mulai dari pelanggan hingga ke pemasok.

Sedangkan untuk definisi lainnya yang lebih sederhana, Supply Chain Management atau Manajemen Rantai Pasokan adalah Mekanisme yang menghubungkan semua pihak yang bersangkutan dan kegiatan yang terlibat dalam mengkonversikan bahan mentah menjadi barang jadi. Pihak yang bersangkutan ataupun kegiatan yang dimaksud tersebut bertanggung jawab untuk memberikan barang-barang jadi hasil produksi kepada pelanggan pada waktu dan tempat yang tepat dengan cara yang paling efisien.

Jadi pada dasarnya, Supply Chain Management atau Manajemen Rantai Pasokan merupakan cabang manajemen yang melibatkan Pemasok, Pabrik atau Manufakturer, penyedia logistik dan tentunya yang paling adalah pelanggan.

Continue reading

Share Button

Di dalam lingkungan kerja maupun di kehidupan kita sehari-hari, kita sering dihadapi dengan berbagai macam tekanan sehingga menyebabkan kita mengalami apa yang dinamakan dengan Stres. Perasaan Stres ini muncul karena adanya permasalahan yang timbul namun diluar batas kemampuan kita untuk menghadapinya. Stres ini tidak boleh dibiarkan terus terjadi tanpa ada solusi, karena stres yang terus menerus akan menyebabkan terganggunya kesehatan kita.

Stres dapat mempengaruhi kita secara fisik, mental dan emosional. Secara fisik, stres dapat merusak kesehatan secara keseluruhan. Secara mental, stres bisa menganggu konsentrasi dan kualitas pengambilan keputusan. Sedangkan secara emosional, stress dapat mempengaruhi cara kita dalam berinteraksi dengan rekan kerja, keluarga kita, teman kita dan orang-orang lain di sekitar kita.
Daripada menjadikan stres sebagai suatu kekuatan negatif, kita bisa menggunakan kesempatan ini  untuk melakukan “pengembangan keterampilan” sehingga dapat menjadikan stres sebagai sebuah dorongan dan kekuatan pribadi untuk membantu kita dalam mendapatkan apa yang kita inginkan. Banyak juga diantara kita yang dapat melakukan pekerjaan dengan baik pada saat dibawah tekanan. Stres bisa menjadi dorongan yang sangat kuat untuk pertumbuhan kita. Kita biasanya dapat belajar lebih banyak dibawah tekanan dan dorongan yang kuat atau dalam kondisi yang membuat kita penuh dengan stres. Dengan demikian, dapat membantu kita untuk berpikir dan berkinerja lebih baik.

Hal ini senada dengan Hans Selye, yaitu salah satu ahli yang melakukan penelitian awal tentang Stres. Pandangan Hans Selye mengenai Stres yang dikemukakan pada tahun 1956 adalah bahwa “Stres tidak selalu merupakan sesuatu yang buruk, semuanya tergantung pada bagaimana anda menanganinya”. Hans Selye juga mengemukakan ide tentang “Stres yang baik (eustress)” dan “Stres yang buruk (distress)”. Hans Selye percaya bahwa tingkat stres yang ringan dapat mendorong manusia untuk berperilaku dengan cara yang lebih aktif, sedangkan tingkat stres yang berlebihan akan menghambat kinerja mereka.

Continue reading

Share Button

Di dalam dunia bisnis ataupun di tempat kerja kita, kita mungkin sering mendengar istilah “strategi bisnis”, Strategi Bisnis atau Business Strategy ini oleh perusahaan digunakan untuk menghadapi berbagai tantangan bisnis maupun untuk memenangi persaingan ketat dengan kompetitor-kompetitornya. Jadi, apa yang sebenarnya dimaksud “STRATEGI”?

STRATEGI yang dalam bahasa Inggris disebut dengan STRATEGY ini pada dasarnya adalah berasal dari bahasa  Yunani kuno yaitu Stratēgia yang jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia menjadi “seni pemimpin pasukan, komando, jenderal”.  Hingga abad ke-20, istilah Strategi ini sering digunakan untuk menunjukan cara yang komprehensif untuk mencapai tujuan politik, termasuk dalam mengatasi ancaman dan penggunaan kekuatan serta sumber daya yang tersedia. Namun saat ini, istilah STRATEGI  ini tidak hanya digunakan pada urusan kemiliteran dan politik saja tetapi juga digunakan secara luas dalam ekonomi dan dunia bisnis.

Di dalam dunia bisnis, Strategi dapat didefinisikan sebagai proses penentuan arah dan tujuan jangka panjang organisasi melalui upaya pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya organisasi secara efektif dan efisien sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar dan pemangku kepentingan (stakeholder). Organisasi atau perusahaan-perusahaan yang sukses dan produktif pada umumnya memiliki strategi perusahaan sebagai pemandunya. Setiap unit bisnis dalam organisasi juga memiliki strategi unit bisnis yang digunakan oleh pemimpinnya untuk menentukan bagaimana mereka akan bersaing di market/pasar masing-masing. Selanjutnya, setiap tim atau departemen yang berada di dalam unit bisnis juga memiliki strateginya sendiri untuk memastikan bahwa kegiatan sehari-harinya dapat membantu menggerakan unit bisnis dan organisasinya ke arah yang benar dan sesuai dengan yang diharapkan.

Continue reading

Share Button

Toyota merupakan sebuah merek otomotif terkenal di dunia dengan produk-produk otomotif yang berkualitas tinggi. Dalam melakukan produksinya, Toyota menggunakan sistem produksi yang dikenal dengan sebutan Sistem Produksi Toyota atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Toyota Production System yang disingkat dengan TPS. Sistem produksi yang dikembangkan oleh Taiichi Ohno dan Eiji Toyoda dari Toyota Motor Corporation ini bertujuan untuk memberikan kualitas terbaik, biaya terendah dan jangka waktu (lead time) produksi terpendek melalui penghapusan pemborosan-pemborosan atau waste yang terjadi pada saat produksi. Saat ini banyak perusahaan manufakturing yang mempelajari dan menerapkan sistem produksi Toyota ini dalam menjalankan produksi dan operasional perusahaannya. Konsep Lean Manufacturing pada dasarnya merupakan bagian dari Sistem Produksi Toyota ini.

Sistem Produksi Toyota pada dasarnya terdiri dari dua pilar utama yaitu “Just In Time (JIT)” dan “Jidoka” yang didukung oleh Kaizen, Standarisasi kerja, Heijunka, PDCA, 5S, Total Productive Maintenance (TPM) dan metode-metode ilmiah lainnya sebagai pondasi yang biasanya digambarkan dengan bentuk “Rumah” seperti pada gambar dibawah ini.

Continue reading

Share Button
GenCARteam.com

Recent Posts

Recent Comments

    May 2019
    M T W T F S S
    « Dec    
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031  
    GenCARteam.com